Laman

Sunday, April 3, 2016

Aku, Kamu dan Perbedaan

Seperti biasa di Minggu pagi akan penuh dengan doa-doaku. Sedangkan Jumat siang akan penuh dengan doa-doamu. 
Aku sudah terlalu sering meminta, dan untuk kali ini aku tak ingin meminta apapun kepada Tuhan.

Kita tak perlu meminta, Tuhan akan memberikan apa yang kita butuhkan. Semisal kamu, ada untuk melengkapiku.
Kita begitu sibuk saling bersyukur, kita begitu sibuk saling mencintai. Hingga lupa harus berhenti.

Yang kita tahu, perbedaan itu ada untuk membuat kita menjadi logis dan lebih dewasa. Kita berbeda, kita indah.

Kita diajarkan tentang kasih dan cinta tetapi ironisnya cinta itu dilarang berakar dan bertumbuh diantara kita.
Kita sudah belajar tabah sebelum kelak berduka.
Kita telah saling melepaskan, sebelum akhirnya jatuh cinta.
Kita mungkin telah sampai di akhir cerita, kelak ketika kau mencintai orang lain tanpa perbedaan.
Tak apa, karena siapa yang dapat melawan takdir?

Jika kita diciptakan untuk bersama, cinta akan menemukan caranya sendiri untuk kembali. Tetapi jika kita tidak untuk bersama, jagalah hatimu untuk tidak jatuh terlalu jauh dan bahagialah dengan yang lain.





Tuesday, February 23, 2016

The Power Of 'Pasrah'

Hampir semua orang pasti pernah ngerasain yang namanya putus asa. Capek dan bosan ngelakuin sesuatu yang berasa kayak sia -sia aja. Bahkan, sampai ke titik dimana kita udah stagnan, gak punya ide untuk ngapa-ngapain lagi.
Cuma bisa angkat tangan, nyerah, pasrah.
Ngomong-ngomong soal nyerah dan pasrah, keduanya punya makna yang berbeda.
Kalo nyerah itu di saat kita mundur sebelum melakukan apa-apa atau sebenarnya masih ada cara lain yang masih bisa kita lakuin tapi kitanya keburu mundur. Sedangkan pasrah itu kita udah lakuin semuanya sekuat jiwa raga kita sampai titik darah penghabisan, dan akhirnya kita berserah alias angkat tangan. Pasrah itu bukan mundur, bray, beda!
Kalo nyerah itu ibarat kayak kita naroh kemenangan di tangan lawan. Tapi kalo pasrah itu kita naroh harapan di tangan yang memberi kemenangan. Setidaknya, pasrah itu masih bisa berharap dibandingin nyerah yang gak ada harapan sama sekali.
Orang yang pasrah sih, satu-satunya cara yang masih sanggup dia lakukan yah doa, doa sampai sesuatu terjadi!
Berdoa itu semacam alat cas, kita hp-nya dan Tuhan listriknya. Jadi gimana caranya kita mau dapat daya kalo gak ada alat cas?

***
















 
Note:
Duh, gak usah cari kesinambungan yang awal dan akhir, gue juga gak ngerti kenapa jadi lari kesana kemari.
Intinya gue cuma mau bilang ini aja sih ..
"Disaat semua yang kita lakuin berasa gak ada gunanya, berdoa dan serahin semuanya ke Tuhan aja. Karena kadang juga Tuhan biarin semua terjadi, sampai kita berada di titik terlemah kita dan pasrah sepasrah-pasrahnya padaNya dengan begitu mujizatnya akan semakin besar lagi."

Kok gue berasa kayak berkhotbah yah? Aih, parah.



Belakangan ini gue jadi doyan lettering/handwriting. Foto ini salah satu karya gue (bahasa gue macam udah profesional aja, sowreehh), yang ini udah dari 2014 sih tapi baru di foto aja. Kebetulan juga bisa gambarin current mood gue, bhahahk!
Sebenernya sih galau gunda gulana sedang melanda.
Gue lagi ngerasa yang namanya putus asa. Coba, gagal. Coba, gagal. Coba lagi, gagal lagi. Jalan, mentok. Belok dikit eh mentok lagi. Jatuh, bangun. Usaha terus tapi gitu-gitu aja.
Dan akhirnya ya gini, sok-sok nguatin diri sendiri berujung khotbah di blog, apa bangetlah gue. Maapin.



Have a blessed life!








Friday, January 1, 2016

Friday, January 1st, 2016


Happy New Year !

1 Book..
12 Chapters..
366 Pages..
Dengan berbagai kisah, dan kitalah pemeran utamanya..

Make It Perfect !

Today is the first blank page of 366 page book, write a good one :D

366 New Days..
366 Chances..



Sunday, November 1, 2015

Jalan - Jalan ke Ambon

"Katanya orang Ambon, masa nggak pernah ke Ambon sih?"
Kalo dulu denger kalimat itu aku-nya pasti cuma bisa senyum-senyum malu gak jelas. Tapi sekarang, aku udah bisa dengan lantang dan bangganya bilang :
"Hey men, aku udah ke Ambon lohh.."

Ambon, Oktober 2015

Bangga? Iyalah bangga, bayangkan aja, bayangkan!! Setelah 22 tahun baru nginjek yang namanya Ambon, padahal kemana-mana ngakunya orang Ambon, poor me.
And guess what! I'm in love with Ambon!
Padahal nih yah, dulu kalau disinggung mami untuk ke Ambon aja ogahnya minta ampun, tapi sekalinya udah ke Ambon langsung minta stay di sana. Gimana gak betah, Ambon itu kota terindah yang pernah aku datangin. Sepanjang jalan aja lihat laut. Jalannya juga bagus walau berkelak-kelok, menanjak langsung turunan, tapi di situlah asiknya.
Meski pegel duduk, tapi terbayar dengan pemandangan di sepanjang jalannya. Apalagi kalau jalan malam disana, beuh gak ada saingannya.

Pintu Kota Beach, pantai ini dinamakan Pintu Kota katanya  karena ada sebuah karang bolong berbentuk unik kayak gerbang/pintu. Banyak yang bilang belum resmi sampai Ambon kalo belom ke sini, makanya aku langsung meluncur kesana. Lumayan jauh kalo dari rumah oma di daerah Galala butuh waktu kurang lebih setengah jam. Tapi semua terbayar saat melihat pemandangan disana. Banyak batu-batu karang dan air yang jernih banget, bagusnya snorkling sama scuba diving disana karena banyak terumbu karang yang keren, tapi aku ga sempat (read: renang aja ga bisa apalagi diving, haha). Pemandangan dari atas karang juga indah, tapi yaaa, aku ga naik :(
                      




Natsepa Beach, ini juga tempat yang harus didatengin kalo ke Ambon. Trus kudu makan rujaknya juga, aslilah wuenak tenan.

                  



Liang Beach



Ini kolam morea di Waai. Morea itu belut versi gede, ada yang panjangnya sampai 2 meter. Kalau mau morea-nya mendekat, pawangnya harus manggil dengan ngasih telur. Lucunya saat itu si pawang udah ngingetin aku kalo moreanya pas ngisep telur pasti bakal ada pergerakan yang kuat dan gede juga bunyinya  jadi aku iya-iyain aja karena udah semangat banget mau megang morea, tapi pas moreanya ngisep telur akunya kaget minta ampun sampe reflek lempar morea yang udah aku pegang, hahah. Si pawang agak kesel, tapi akhirnya manggil morea lain yang katanya ga terlalu ngagetin kayak morea yang tadi. Akhirnya bisa megang morea juga tanpa ada adegan lempar-lempar.



Ambon juga terkenal  dengan pantai pasir putihnya yang indah, terserah mau percaya ato ga, yang aku bawa pulang ke Makassar adalah pasir dan batu-batuan haha :D




Jadi pengen kesana lagi :)







Sunday, December 21, 2014

Telah Tergantikan *Part 3*

I miss you.
I miss you so much.
Nobody even knows how much I miss you, because I just miss you that much.
I wish you were here.
Next to me.

Dulu kamu tujuan hidupku 
Kesalahanku tak pernah menjagamu
Lalu dia datang dan mengambil kamu

Ini yang adil bagimu tapi tak adil bagiku
Asal kau tau dan harus tau
Perhatianku tak ingatkah kamu

Memang dia lebih baik dari aku
Memang dia lebih tepat untuk kamu
Lalu dia datang dan mengambil kamu

Ini yang adil bagimu tapi tak adil bagiku
Asal kau tau dan harus tau perhatianku tak ingatkah kamu
Ini yang adil baginya tapi tak adil bagiku
Asal kau tau dan harus tau kasih sayangku tak ingatkah kamu

Memang kukan pergi jauh dari sini
Terbang tinggi lagi
(Geisha - Adil Bagimu Tak Adil Bagiku)

 
SELESAI . . .

Satu kata yang kukira akhir dari segala kita.
Satu kata yang nyatanya memberi bukti bahwa masih ada yang mustahil usai..
Ialah kenangan.

Kenangan.. ialah sisa-sisa ingatan yang mengakar dihati, dan masih menganggap kamu disana.
Kenangan.. ialah samar-samar harum tubuhmu diembus udara, masih mengira kamu tak kemana-mana.
Kenangan.. ialah yang menyiksa aku, yang meminta aku terus menengok ke arah yang semula ada kamu.
Kenangan.. ialah yang mematenkan wujudnya untuk berdiam di ingatanku.

Mungkin inilah sebuah hukuman dari kenangan.
Karena dulu, air mata yang terjatuh dari pipimu selalu disebabkan oleh aku.
Karena dulu, tawamu yang menyuarakan nada-nada bahagia sempat tertahan oleh keegoisanku.
Karena dulu, kesalahan terfatalku adalah bermain api dengan yang lain, membandingkan dirimu dengan yang lain, tidak memperdulikan hingga membiarkanmu berlalu.
Hilang dimakan waktu dan membalasku dengan mencintai yang lain.
Itu salahku, dan mungkin karma jadi santapanku.

Sepayah itulah aku tak bisa menjaga kita.
Sekuat itupun juga kamu telah berusaha, sampai pada titiknya kamu lelah dan menyerah.
Suatu hentakan yang menyadarkanku bahwa betapa bodohnya aku yang selama ini menyia-nyiakan kamu.

Tinggi hati, kuhalangi air mata yang ingin mengalir melewati pipi.
Meski secara sembunyi-sembunyi, tersedu mengakui bahwa cinta hanyalah kamu.

Salahku, mengapa dulu tidak piawai dalam menggenggam.
Salahku, mengapa dulu merasakan bosan.
Salahku, mengapa dulu memilih untuk diam.
Salahku, mengapa dulu seakan melepasmu pergi.

Sesal memang sesak.
Yang tersisa hanya letup-letup kecewa, namun tak mungkin membawaku kepelukanmu yang semula.

Kuharap kamu sudah kurelakan sepenuhnya.

Kamu masih tetap tampan.
Kenangan tentangmu-pun akan kujaga di memoriku, tertata rapih.
Melalui kamu, aku tau cara menjaga hati.
Melalui kamu, akupun tau bagaimana rasanya sebuah penyesalan.

Jika telah datang nanti pria istimewaku, takkan kulakukan pengulangan perlakuan ini.
Semoga tidak ada kesalahan kedua.
Semoga tidak akan kuakhiri lagi segala usaha dan
air mata dengan begitu sia-sia.

Sementara kamu, tetaplah indah dalam kenangan.
Sebagai sesuatu yang selama ini sudah banyak memberikan pelajaran.





Sunday, October 5, 2014

Biru yang Galau

Mendadak kangen melihat keindahan pelangi.
Busur warna-warni yang indah.
Sulit menemukannya dimusim tak menentu seperti ini.

Ketujuh warna spesial pelangi.
Merah yang melambangkan keberanian.
Jingga yang melambangkan keceriaan.
Kuning melambangkan kedamaian.
Hijau melambangkan natural.
Biru melambangkan kegalauan.
Nila melambangkan kebijaksanaan, dan
Ungu melambangkan kekuatan spiritual

Warna-warna yang melambangkan kehidupan kita yang penuh dengan warna-warni perasaan bahagia, cinta, marah, sedih, damai, bahkan kegalauan.
Pelangi tidak akan tampak indah jika ketujuh warna itu tidak bersatu. Kalau saja tidak ada warna biru didalamnya, ia tidak akan terlihat secantik itu.
Kitapun harus tetap menghadapi masalah masalah kehidupan dengan penuh ketegaran.
Biarkan kegalauan ini memperindah hidup kita.

Kadang, masalah tidak bisa dianggap sebagai warna biru, tetapi warna hitam. 
Pelangi tidak punya warna hitam, dan warna hitam itu hanyalah bayangan.

Hitam yang memang identik dengan bayangan.
Kita semua memiliki bayangan. Bayangan yang tidak akan pernah pergi dari hidup kita.
Tergantung dari diri kita. Apakah kita akan mengikuti kemana jalannya bayangan itu pergi hingga kita tersesat dan membuang-buang waktu karena mencoba menangkap bayangan itu atau kita biarkan bayangan itu menjadi pengiring perjalanan hidup kita yang penuh dengan mimpi dan perjuangan?

Semangat. Bukan malah menangis berlarut-larut dalam kesedihan.
Warna biru pelangi bukanlah penghalang melainkan pelengkap kecantikannya.
Karena seringkali, Pelangi muncul lebih awal.
Jawaban akan harapan muncul lebih cepat.
 
I Survived because my life is so Precious


Thursday, September 4, 2014

Marry Your Daughter

Dapat referensi lagu ini dari salah satu teman pas lagi karokean. 
Kalo dibilang sweet, asli lah lagu ini sweet banget bikin melting. 
Mampu membuat ekspektasi melaju tinggi meninggalkan raga. 

Marry Your Daughter - Brian Mcknight

Sir, I'm a bit nervous
'Bout being here today
Still not real sure what I'm going to say
So bear with me please
If I take up too much of your time

See in this box is a ring for your oldest
She's my everything and all that I know is
It would be such a relief if I knew that we were on the same side
'Cause very soon I'm hoping that I...

Can marry your daughter
And make her my wife
I want her to be the only girl that I'll love for the rest of my life
And give her the best of me 'til the day that I die, yeah

I'm gonna marry your princess
And make her my queen
She'll be the most beautiful bride that I've ever seen
I can't wait to smile
When she walks down the aisle
On the arm of her father
On the day that I marry your daughter

She's been here every steps
Since the day that we met
(I'm scared to death to think of what would happen if she ever left)
So don't you ever worry about me ever treating her bad
 
I've got most of my vows done so far
(So bring on the better or worse)
And 'til death do us part
There's no doubt in my mind
It's time
I'm ready to start
I swear to you with all of my heart...

I'm gonna marry your daughter
And make her my wife
I want her to be the only girl that I'll love for the rest of my life
And give her the best of me 'til the day that I die, yeah

I'm gonna marry your princess
And make her my queen
She'll be the most beautiful bride that I've ever seen
I can't wait to smile
As she walks down the aisle
On the arm of her father
On the day that I marry your daughter

The first time I saw her
I swear I knew that I'd say "I do"

I'm gonna marry your daughter
And make her my wife
I want her to be the only girl that I'll love for the rest of my life
And give her the best of me 'til the day that I die

I'm gonna marry your princess
And make her my queen
She'll be the most beautiful bride that I've ever seen
I can't wait to smile
As she walks down the aisle
On the arm of her father
On the day that I marry your daughter





FC Bayern Munich