Laman

Saturday, May 4, 2013

5 Kejahatan yang Paling Banyak Menghasilkan Uang

Kejahatan tak hanya menghasilkan kekerasan dan kematian. Namun banyak kejahatan yang bisa mengasilkan banyak uang. Namun kejahatan ini biasanya dilakukan secara terorganisasi. 
Seperti kejatahan yang dirangkum di bawah ini:

1. Penjualan Minyak Ilegal

Perdagangan minyak ilegal setiap tahunya bisa bernilai 10.8 miliar dolar setiap tahun. Penjualan minyak ilegal berasal dari negara penghasil minyak termasuk Rusia, Arab Saudi, Irak, Venezuela, Meksiko dan Bulgaria. Pemembeli minyak ilegal sulit dilacak. Namun diyakini minyak ilegal  dikirim ke negara-negara terdekat. Sekitar 183 juta barel minyak atau 500.000 barel per hari diproduksi dan dijual secara ilegal.

2. Penjualan Ikan Ilegal
 

Perdagangan ikan ilegal bisa mencapai 113 miliar dolar per tahun – terutama yang berbasis di Asia Tenggara dan Afrika, dan negara-negara pelanggan termasuk Jepang, Eropa, Amerika Serikat, Korea Selatan dan Cina. Indonesia sendiri bertanggung jawab atas 1,6 juta ton ikan ilegal yang dijual di pasar internasional. Perdagangan ikan illegal di Negara-negara berkembang telah merugikan pendapatan dari pajak hingga miliaran atau bahkan triliunan. Kejahatan penjualan ikan illegal telah menghambat perkembangan ekonomi untuk kepentingan rakyat di Negara berkembang tersebut.

3. Penjualan Manusia
 http://www.indojamtangan.com

Perdagangan manusia bisa menghasilkan 316 miliar dolar setiap tahunnya. Kebanyakan budak yang dibawa dari negara-negara berkembang atau tingkat korupsinya tinggi seperti Uni Soviet, Brasil, Kolombia, negara-negara Afrika Utara tertentu dan India, Pakistan dan Cina. Sekitar 2,5 juta orang korban menjadi korban kejahatan ini.

4. Pemalsuan
 http://www.unikgaul.com

Praktek ini bisa menghasilkan  250 miliar dolar per tahun. Kejahatan pemalsuan sering terjadi di negara seperti Cina, Rusia, Taiwan, India, Malaysia dan Filipina dan sebagian besar barang yang diproduksi dijual kembali ke Cina, AS dan Eropa. Dolar merupakan mata uang internasional yang menjadi target utama pemalsuan.

5. Narkoba
 

Transaksi ini bisa mencapai lebih dari 300 miliar dolar per tahun. Jumlah ini termasuk obat-obatan yang hanya dikirim melintasi perbatasan internasional. Terutama yang terbuat dari kokain dan opiat, seperti heroin. Mayoritas ganja dan amfetamin diproduksi dan dijual secara lokal. Afghanistan merupakan yang terbesar dalam produksi opiat yang mencapai 75%. Sisanya diproduksi di Myanmar dan Meksiko. Sejak invasi Afghanistan yang dipimpin pasukan koalisi Amerika, produksi telah berlipat ganda menjadi 7.000 ton. Sementara kokain semua semua diproduksi di Kolombia, Bolivia dan Peru dan bernilai  880 miliar dolar per tahun.





*sumber: www.unikgaul.com

Babi unik, dapat berjalan dengan hanya memiliki 2 kaki depan

Babi unik ini terlahir hanya memiliki 2 kaki depan saja, namun babi unik ini tetap dapat berjalan dan menjalani hidup normal nya. Jangan mencoba untuk meyakinkan babi unik bernama jianqiang Zhu ini, babi yang sangat pintar yang namanya diterjemahkan dari Cina berarti "Berkeinginan Kuat", bahwa berjalan dengan dua kaki di depan adalah mustahil untuk seekor babi. Babi betina ini lahir menjadi yang cacat dari sembilan saudara kandungnya yang kuat, juga tetangga babi dan teman-teman babinya.
 

Yang mendorong pemiliknya, Wang Xihai, untuk mengucilkannya. Tapi Wang adalah seorang petani yang punya hati ,dia tersentuh oleh kegigihan hewan ini untuk bertahan hidup. Dia memberinya kesempatan itu dan babi itu menggunakan kesempatan itu sebaik-baiknya dengan penuh semangat, mengalahkan segala rintangan hidup. Sebaliknya, ia menjadi selebriti lokal, dan wisatawan datang dari seluruh banyak tempat untuk menonton saat ia melakukan hal-hal yang luar biasa dalam kehidupan sehari-harinya.

Setelah sekitar satu bulan, ia mulai berjalan sendiri, menyeimbangkan berat badannya di kaki depan saat ia bergerak. Saat ini, meskipun berat badan 50 kg, anak babi ini berjalan mundur dengan cukup mudah. Pada waktu makan, babi berdiri sendiri di depan panci makanan dan berdiri di kepalanya menyeimbangkan tubuhnya sedemikian rupa sehingga mulutnya dapat menjangkau ke dalam panci.


Meskipun banyak yang menawar babi ini dengan harga sangat mahal, Wang mencintai babi nya dan menolak untuk menjualnya."Saya tidak akan menjual dia ,tidak peduli berapapun harga yang ditawarkan," kata Wang bangga.Cinta, kegigihan dan kebaikan ternyata datang dalam segala bentuk dan ukuran 




*sumber: www.unikgaul.com

10 Hewan Dengan Teknik Membunuh Paling Brutal

1. Komodo
-Teknik membunuh: Dengan cepat menyergap mangsanya dengan sebuah gigitan yang beracun.

Hewan agresif yang satu ini sangatlah mematikan dengan panjang 9 kaki dan berat 150 pon, satu gigitan dari komodo mengandung 57 macam bakteri, hewan ini dapat mengejar mangsa mereka dengan kecepatan 11 mph.

2. Elang emas
-Teknik membunuh: Membunuh dari atas

Beruang dan Serigala mungkin sangat menakutkan, tapi apa yang membuat beruang dan serigala ketakutan?jawabannya adalah Elang emas. Di beberapa bagian dunia, orang melatih burung ini untuk memburu Rusa dan Serigala, ada laporan bahwa Elang emas mengejar Beruang bahkan melewati teritori mereka.

3. Ubur-Ubur kotak
-Teknik membunuh: Menyengat dengan 60 tentakel yang memiliki panjang 15 kaki dan dengan 500000 sel beracun pada setiap tentakel yang cukup untuk membunuh 60 manusia.

Ubur-ubur yang satu ini sangatlah berbeda dari ubur-ubur pada umumnya, ubur-ubru ini menyerang korbannya dengan jarum berbentuk harpoon yang beracun, racunnya sangatlah kompleks dan kuat, racunnya langsung menyerang jantung dan sistem saraf. Ubur-ubru biasanya hanya menunggu mangsanya untuk datang, namun ubur-ubur yang satu ini dengan aktifnya mencari mangsanya.

4. Ular Black Mamba
-Teknik membunuh: Menyerang korbannya secara berulang kali dengan bisanya.

Mamba merupakan ular terpanjang di Afrika, dengan panjang sekitar 14 kaki, Mamba juga merupakan ular tercepat di daratan dengan kecepatan 14 mph, sekali gigitannya dapat membunuh manusia hanya dalam 20 menit.

5. Saltwater Crocodile
-Teknik membunuh: Menunggu sampai korbannya mendekati air kemudian dengan cepatnya menyerang mangsanya dengan mulut yang besar.

Bersama dengan buaya nil, hewan ini menyebabkan luka yang lebih fatal daripada predator lainnya. Dikenal dengan julukan death roll, teknik berburu hewan yang satu ini adalah dengan menggigit kemudian berputar sekuat mungkin

6. Paus Pembunuh
-Teknik membunuh: Dengan sengaja mendamparkan diri di pantai untuk menjangkau mangsa mereka yang ada di pinggir pantai.

Mungkin paus-paus yang lain tidak akan mau terdampar di pantai, namun paus yang satu ini sangat berbeda, mereka dengan sengajanya mendamparkan diri mereka di lepas pantai, ini berarti menginjak daratan bukan berarti anda akan selamat dari serangan paus ini.

7. Red Bellied Piranha
-Teknik membunuh: Memburu secara berkelompok, dan dengan membabi buta menyerang mangsanya dengan giginya yang tajam.

Piranha amazon yang satu ini mendapatkan reputasi sebagai salah satu hewan terganas, bukan tanpa alasan, sekali mereka mencium bau hewan ataupun manusia, dengan bergerombol mereka menuju ke mangsa mereka tersebut dan menghabisi mangsanya hanya dengan hitungan menit. Hewan yang satu ini dapat tumbuh sampai 13 inchi.

8. Anaconda
-Teknik membunuh: Dengan cara membelit mangsanya.

Mungkin hewan yang satu ini memiliki teknik yang berbeda dari hewan-hewan yang telah disebutkan diatas, hewan yang satu ini tidaklah membunuh dengan cara menggigit, meracuni, menusuk dan sebagainya seperti yang dilakukan hewan diatas, namun hewan ini membunuh dengan cara memeras anda, apabali anda berusaha untuk melawan maka lilitannya pun akan lebih ketat, dan sepanjang waktu matanya yang dingin pun akan melihati anda dan menunggu anda sampai anda pun mati dan kemudian sang Anaconda pun akan memakan anda.

9. Hiu putih
-Teknik membunuh: Dengan kecepatannya, kelincahannya, dan giginya yang tajam.

Hiu putih dapat tumbuh hingga 20 kaki panjangnya, dan memiliki berat sampai 5000 pon. yang dibutuhkan hewan ini hanyalah sebuah gigitan untuk membunuh.

10. Tarantula
-Teknik membunuh: Dengan cara menghantam mangsa mereka dengan taringnya.

Laba-laba berbulu ini dapat tumbuh hingga mencapai panjang 5 inchi dan dengan kaki yang dapat mencapai 12 inchi. ini berarti apabila anda adalah seekor serangga maka Tarantula adalah seekor gajah.



*Sumber: www.kaskus.us/showthread.php?t=6764726

6 Misteri Alam Yang Sampai Sekarang Tak Terjawab

Kemajuan ilmu pengetahuan dan sains belum mampu menjawab semua pertanyaan di dunia, apalagi alam semesta. Sejumlah fenomena belum bisa dijelaskan secara nalar. Seperti dimuat situs CNN, ilmuwan hingga saat ini belum bisa menjelaskan enam fenomena misterius, termasuk, bagaimana bisa Masjid Baiturrahim di Aceh bisa selamat dari musibah tsunami dahsyat 2004, sementara di sekitarnya porak poranda diterjang gelombang. 

Berikut enam fenomena yang belum terpecahkan dan masih jadi pertanyaan besar: 

1. Stigmata Padre Pio 

  http://www.viarosa.com/VR/PadrePio/PadrePioStigmata.jpg

Pada tahun 1918, seorang pastor muda yang sedang berlutut mendapati darah mengucur di tangan, samping tubuh, dan kakinya. Sebagian orang yakin luka yang ia derita adalah stigmata tanda ia tersentuh penderitaan Yesus di atas kayu salib. Sementara, beberapa lainnya beranggapan, ia melukai dirinya sendiri. Meski dipermalukan dengan kontroversi itu, Padre Pio memutuskan meneruskan pekerjaannya, hingga ia mendapat reputasi sebagai penyembuh. Ia ditasbihkan menjadi Santo pada 2002. Saat upacara kanonisasinya di Vatikan, 300 ribu orang rela menerjang cuaca menyengat dan hadir untuk menghormatinya. 

2. Fenomena susu ajaib Hindu 

 

Pada 21 September 1995, seorang peziarah kuil New Delhi memberikan sesendok susu ke patung Ganesha, Dewa berkepala Gajah. Yang mengherankan, Sang Ganesha seakan menghisap susu itu. Para ilmuwan berpendapat bahwa daya kapiler menyebabkan susu menyebar ke permukaan patung. Namun, dalam beberapa jam kemudian, sejumlah kuil Hindu dari Bangladesh hingga Canada melaporkan hal serupa: bahwa Dewa telah meminum susu persembahan mereka. 

3. Keajaiban Masjid Baiturrahim 

 Ketika tsunami 2004 menerjang Banda Aceh, hampir semua bangunan di sekitar Masjid Baiturrahim rata. Gelombang tinggi juga menyapu masjid tersebut. Namun, menara masjid berusia 123 tahun dan kubahnya tetap kokoh. Umat muslim menganggapnya sebagai mukjizat, bahwa rumah Allah diselamatkan dari gelombang ganas tsunami. 

4. Bagaimana asal-usul alam semesta 

 

Dalam 80 tahun terakhir para ilmuwan berbaris di belakang Teori Big Bang yang muncul setelah Edwin Hubble pada 1929 menemukan miliaran galaksi di alam semesta adalah tidak menetap di tempatnya, melainkan bergerak menjauh satu sama lain. Belakangan ilmuwan Stephen Hawking mengeluarkan teori kontroversial, bahwa Tuhan tidak ada hubungannya dengan penciptaan alam semesta. Kata dia, karena ada hukum seperti gravitasi, alam semesta bisa dan akan mencipta dirinya sendiri. Dan, hingga kini, tak satupun dari kita bisa memastikan bagaimana alam semesta tercipta. 

5. Benarkah alien ada 

Pernyataan bahwa, hanya penganut teori konspirasi yang percaya ada mahluk luar angkasa (ET), tidak sepenuhnya benar. Demikian pendapat Frank Wilczek, fisikawan pemenang Nobel di MIT. Merujuk pada penemuan planet ekstrasolar, di luar tata surya kita yang serupa dengan Bumi, ia berpendapat, “Jika harus menebak, aku akan mengatakan ada ribuan, mungkin jutaan, mungkin milyaran planet di galaksi dengan beberapa bentuk kehidupan, dan mungkin ratusan atau ribuan yang memiliki mahluk cerdas seperti Bumi.” 

6. Berapa jumlah spesies di Bumi 

 

Mungkin ada tiga juta, atau mungkin ada 100 juta. Para ilmuwan sepakat, jumlahnya lebih banyak dari angka 1,9 juta spesies Bumi yang sudah punya nama (sepertiga dari semua spesies di Bumi mungkin adalah kumbang tropis). Salah satu alasan mengapa kita belum bisa mendapatkan hitungan akurat adalah bahwa sebagian besar dari makhluk di dunia amat sangat kecil. Dengan api teknologi baru, seperti sekuensing DNA akan memudahkan kita menemukan harta karun keanekaragaman planet kita 





*sumber: klikunik.com

Laporan Praktikum Pembuatan VIRGIN COCONUT OIL (VCO)



Laboratorium Bioproses
Semester IV 2012/2013

Laporan Praktikum
VIRGIN COCONUT OIL (VCO)


Pembimbing                     : Dr. Pirman, Msi         
Kelompok                         :  III
Tgl. Praktikum                  :  19  Maret 2013

Nama                                :  Winona T.E. Lappy
NIM                                   :  331 11 025
Kelas                                 :  2B


JURUSAN TEKNIK KIMIA
POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG
MAKASSAR
2013



VIRGIN COCONUT OIL (VCO)

I.         TUJUAN
ü  Mengetahui cara pembuatan minyak tanak
ü  Mempelajari proses pembuatan minyak kelapa murni
ü  Mempelajari manfaat Virgin Coconut Oil
II.      ALAT DAN BAHAN
Ø  Alat yang digunakan:
·         Baskom plastik
·         Kain penyaring
·         Gelas kimia
·         Gelas ukur
·         Erlenmeyer
·         Sendok
·         Corong kaca
·         Kapas
·         Aluminium foil
·         Inkubator Shake
·         Autoklaf

Ø  Bahan yang digunakan:
·         Kelapa parut
·         Gula pasir
·         Urea
·         Ragi Fermipan (Saccharomyces Cereviceae)


III.   DASAR TEORI

Kelapa merupakan salah satu dari sekian banyak biji tanaman yang dapat digunakan dalam pembuatan minyak. Minyak yang terbuat dari kelapa banyak digunakan masyarakat sebagai minyak goreng.
Pembuatan minyak kelapa secara tradisional dilakukan dengan pemanasan pada suhu tinggi. Pembuatan minyak kelapa secara tradisional ini banyak menimbulkan kerugian. Sebagai contoh, pemanasan yang tinggi dapat mengubah struktur  minyak serta menghasilkan warna minyak kurang baik. Dewasa ini telah ditemukan suatu metode pembuatan minyak kelapa yang dapat mengurangi kerugian-kerugian tersebut diatas. Metode ini didasarkan pada penemuan biotekhnologi sederhana, yaitu penggunaan Saccharomyces sp untuk memisahkan minyak dari karbohidrat dan protein yang terdapat dalam sel-sel endosperm biji kelapa. Metode ini lebih dikenal dengan pembuatan minyak kelapa dengan menggunakan ragi atau pembuatan minyak kelapa secara fermentasi (virgin oil).

Pada pembuatan minyak secara fermentasi ini sebenarnya yang diperlukan adalah enzim-enzim yang dihasilkan oleh jamur saccharomyces sp. Enzim yang diproduksi oleh Saccharomyces sp ini dilepaskan ke lingkungan sekiatr jamur untuk menghancurkan subtract tempat tumbuhnya menjadi senyawa-senyawa organic dapat larut. Subtrat yang dihancurkan ini pada umumnya berupa senyawa karbohidrat didalam endosperm biji kelapa. Minyak umumnya dapat berikatan dengan karbohidrat dan protein. Dengan dihancurkannya karbohidrat oleh enzim yang dihasilkan Saccharomyces sp, maka minyak maupun protein masing-masing akan terlepas. Minyak akan berada di permukaan karena memiliki BJ yang lebih ringan, sedangkan proteinnya akan mengendap. Protein yang mengendap inilah yang selanjutnya oleh orang sunda disebut sebagai galendo.

Pembuatan minyak kelapa secara fermentasi memiliki banyak keuntungan dibandingkan dengan cara tradisional. Pada cara tradisional rendeman minyak yang diproleh sekitar 15 -17%, sedangkan dengan cara fermentasi rendeman yang diproleh sekitar 22-24%. Selain itu, pembuatan minyak kelapa secara fermentasi prosedurnya lebih mudah, dapat menghemat bahan bakar, dan mengahasilkan minyak yang berwarna jernih dengan kualitas memenuhi standar minyak Indonesia. Namun demikian, perlu diperhatikan bahwa keberhasilan pembuatan minyak dengan metode ini sangat dipengaruhi oleh jenis subtract, kenis ragi, dan factor lingkungan yang mempengaruhi kehidupan Saccharomyces sp 

Minyak
Minyak adalah istilah umum untuk semua cariran yang tidak larut/bercampur dengan air(hidrofobik) tetapi larut dalam pelarut organik. Ada sifat tambahan lain yang dikenal awam: terasa licin apabila dipegang. Dalam arti sempit, kata 'minyak' biasanya mengacu ke minyak bumi (petroleum) atau produk olahannya: minyak tanan (kerosena). Namun demikian, kata ini sebenarnya berlaku luas, baik untuk minyak sebagai bagian dari menu makanan (misalnya minyak goreng), sebagai bahan bakar (misalnya minyak tanah), sebagai pelumas (misalnya minyak rem), sebagai medium pemindahan energi, maupun sebagai wangui-wangian(misalnya minyak nilam).
Minyak adalah salah satu kelompok yang termasuk pada golongan lipid, yaitu senyawa organik yang terdapat di alam serta tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik non-polar, misalnya dietil eter (C2H5OC2H5), kloroform (CHCl3), benzena dan hidrokarbon lainnya yang polaritasnya sama.
Minyak merupakan senyawaan trigliserida atau triasgliserol, yang berarti “triester dari gliserol”. Jadi minyak juga merupakan senyawaan ester. Hasil hidrolisis minyak adalah asam karboksilat dan gliserol. Asam karboksilat ini juga disebut asam lemak yang mempunyai rantai hidrokarbon yang panjang dan tidak bercabang.

Jenis-jenis minyak
Dilihat dari asalnya terdapat dua golongan besar minyak: minyak yang dihasilkan tumbuh-tumbuhan (minyak nabati) dan hewan (minyak hewani), dan minyak yang diperoleh dari kegiatan penambangan (minyak bumi).

Minyak tumbuhan dan hewan
Minyak tumbuhan dan hewan semuanya merupakan lipid. Dari sudut pandang kimia, minyak kelompok ini sama saja dengan lemak. Minyak dibedakan dari lemak berdasarkan sifat fisiknya pada suhu ruang: minyak berwujud cair sedangkan lemak berwujud padat<. Penyusunnya bermacam-macam, tetapi yang banyak dimanfaatkan orang hanya yang tersusun dari dua golongan saja:
         Gliserida dan atau asam lemak, yang mencakup minyak makanan (minyak masak atau minyak sayur serta minyak ikan), bahan baku industri sabun, bahan campuran minyak pelumas, dan bahan baku biodiesel. Golongan ini biasanya berwujud padat atau cair pada suhu ruang tetapi tidak mudah menguap.

         Terpena dan terpenoid, yang dikenal sebagai minyak atsiri, atau minyak eteris, atau minyak esensial (bukan asam lemak esensial!) dan merupakan bahan dasar wangi-wangian (parfum) dan minyak gosok. Golongan ini praktis semuanya berasal dari tumbuhan, dan dianggap memiliki khasiat penyembuhan (aromaterapi).. Kelompok minyak ini memiliki aroma yang kuat karena sifatnya yang mudah menguap pada suhu ruang (sehingga disebut juga minyak "aromatik").
Beberapa minyak tumbuhan lainnya yang banyak digunakan:
         Minyak ikan, kaya DHA, baik untuk kerja otak
         Margarin, bentuk padat karena perubahan cis menjadi trans
         Biodiesel, bahan akar ramah lingkungan

Pengolahan minyak
Minyak yang dijumpai di pasaran dapat berupa zat murni, tetapi umumnya adalah larutan/campuran. Proses pengolahan minyak murni (penyulingan / kilang minyak) biasanya mencakup pemisahan dari bahan-bahan residu diikuti dengan pendinginan (kondensasi). Proses pencampuran dengan bahan-bahan tertentu jika diperlukan dapat dilakukan setelahnya.
Dalam pembentukkan minyak, enzim denaturase akan membantu memasukkan ikatan rangkap pada posisi tertentu di rantai asam lemak. Enzim akan terus bekerja berurutan hingga menghasilkan produk akhir yaitu minyak.


VIRGIN  COCONUT  OIL
Virgin Coconut Oil atau biasa disingkat dengan VCO adalah minyak murni yang dibuat dari bahan kelapa segar dengan proses tanpa pemanasan. Proses pembuatan yang tepat akan menghasilkan minyak VCO yang berkualitas. Minyak VCO memiliki sebutan yang bermacam-macam.
Minyak kelapa murni (Inggris: virgin coconut oil) adalah minyak kelapa yang dibuat dari bahan baku kelapasegar, diproses dengan pemanasan terkendali atau tanpa pemanasan sama sekali, tanpa bahan kimia dan RDB.
Dikalangan masyarakat umum ada yang menyebut dengan nama minyak perawan, minyak murni, minyak kelapa murni, bahkan ada yang menyebut dengan nama minyak ajaib. Dilihat dari manfaatnya yang sangat banyak memang pantas bila minyak ini disebut sebagai minyak ajaib, hal ini karena kemampuannya minyak VCO dalam menyembuhkan dan membantu mengobati berbagai macam penyakit.  

Monolaurin dari Virgin Coconut Oil mampu menyembuhkan AIDS. Senyawa yang berasal dari asam laurat itu mampu menyusup melewati membran lemak virus dan menghancurkannya. "VCO" bakal menjadi pendukung utama kesehatan dunia.
Seseorang dapat dikatakan berada pada stadium AIDS jika minimal memiliki 2 penyakit ikutan, misal gangguan diare, batuk, infeksi candida, dan sarcoma yang tidak kunjung sembuh dengan nilai CD-4 di bawah 200. Nilai CD-4 menunjukkan derajat daya tahan tubuh manusia. Semakin rendah angka itu, bibit penyakit mudah masuk ke tubuh karena daya tahan melemah. Pada orang sehat nilai CD-4 di atas angka 1000. VCO terbukti anti virus yang sangat handal. Berdasar- kan penelitian pada 15 pasien AIDS di Philipina selama 6 bulan, terbukti VCO melumpuhkan virus penyebab AIDS. Asam laurat di dalam tubuh diubah menjadi monolaurin yang akan menghambat proses pematangan HIV. 
Penyulingan minyak kelapa seperti di atas berakibat kandungan senyawa-senyawa esensial yang dibutuhkan tubuh tetap utuh. Minyak kelapa murni dengan kandungan utama asam laurat ini memiliki sifat antibiotik, anti bakteridan jamur.
Minyak kelapa murni, atau lebih dikenal dengan Virgin Coconut Oil (VCO), merupakan merupakan modifikasi proses pembuatan minyak kelapa sehingga dihasilkan produk dengan kadar air dan kadar asam lemak bebas yang rendah, berwarna bening, berbau harum, serta mempunyai daya simpan yang cukup lama yaitu lebih dari 12 bulan.


IV.   CARA KERJA
v  Membuat Starter (penumbuhan mikroba)
1.                  Memeras kelapa dan mengambil santannya sebanyak 10 ml, dan kemudian dimasukkan kedalam erlenmeyer 250 ml.
2.                  Memasukkan gula pasir sebanyak 1 gram kedalam erlenmeyer tsb.
3.                  Menambahkan urea sebanyak 0,5 gram
4.                  Kemudian memasukkan aquades sampai batas 100 ml.
5.                  Setelah itu, erlenmeyer ditutup rapat dan dimasukkan kedalam autoklaf dan disterilisasi selama 15 menit pada suhu 121 0C. Kemudian didinginkan.
6.                  Masukkan Ragi
7.                  Kemudian masukkan kedalam inkubator shake, selama 2 hari.


v  Membuat VCO
1.                    Siapkan santan didalam gelas kimia kemudian di pasteriusasi.
2.                    Keluarkan erlenmeyer dari dalam inkubator shake dan kemudian menuangkan starter kedalam gelas kimia yang telah berisi santan.
3.                    Diamkan selama 2 hari
4.                    Setelah itu, saring dengan menggunakan corong kaca yang telah dilapisi kapas.
5.                    Ambil minyaknya letakkan kedalam botol bening yang telah disterilkan.




V.      DATA PENGAMATAN
     Suhu Inkubasi                          : 30 0C
Fermipan yang digunakan       : 2 sendok makan

Lapisan yang dihasilkan :
Lapisan atas                 : berupa minyak murni
Lapisan tengah            : berupa krim/skim (warna putih)
Lapisan bawah                        : berupa air

Krim yang dihasilkan              : 600 ml
VCO yang dihasilkan              : 200 ml
Warna VCO                             : bening dan berbau khas kelapa



VI.   PEMBAHASAN
Pada praktikum Bioproses kali ini kami telah membuat VCO (Virgin Coconut Oil) dengan proses pembuatan VCO secara fermentasi. Pada proses fermentasi ini dapat menggunakan mikroba penghasil enzim tertentu untuk memecah protein yang berikatan dengan minyak atau karbohidrat sehingga minyak dapat terpisah secara baik. Proses fermentasi oleh bakteri asam laktat terbukti mampu mengekstraksi minyak dari emulsi krim santan kelapa. Selama proses fermentasi terjadi pemecahan senyawa-senyawa penyusun emulsi krim santan. Senyawa karbohidrat dalam krim santan merupakan sumber karbon bagi bakteri asam laktat yang digunakan sebagai sumber energi dalam metabolisme sel. Pembentukan asam laktat dari karbohidrat menyebabkan penurunan pH substrat, sehingga dapat menyebabkan protein yang juga sebagai emulsifier pada krim santan mengalami denaturasidan penggumpalan. Penguraian protein juga berlangsung secara enzimatis oleh enzim aminpeptidase yang dihasilkan oleh bakteri asam laktat yang digunakan sebagai bakteri starter.Aminopeptidase merupakan eksopeptidase yang menguraikan peptide menjadi asam amino. Dengan terurainya karbohidrat dan protein dalam emulsi krim santan, maka molekul minyak akan dibebaskan dan membentuk lapisan tersendiri yang dapat dipisahkan dari bagian lainnya.
Adapun pada percobaan kali ini kami menggunakan Mikroba yang biasa digunakan yaitu Sacacharomycea cerevisiae yang terdapat dalam ragi roti (fermipan). Fermipan merupakn ragi roti yang dibuat dengan cara modern dari inokulum khamir yang berasal dari kultur murni. Populasi mikroba fermipan terdiri dari khamir Sacacharomycea cerevisiae serta sedikit dari golongan bakteri asam laktat seperti Lactobacillus aceti. Pada pembuatan VCO secara fermentasi, Sacacharomycea cerevisiae menggunakan karbohidrat yang terkandung dalam krim santan sebagai sumber energi utama sehingga ikatan karbohidrat, lemak dan proteinnya menjadi longgar yang akhirnya akan terlepas. Minyak akan berada dipermukaan karena memiliki berat jenis yang lebih ringan, sedangkan protein (blondo) dan air berada di bawah.
Pemisahan krim santan yang telah diinkubasi pada proses pembuatan VCO secara fermentasi menggunakan ragi roti (fermipan) yang mengandung Sacacharomycea cerevisiae memperlihatkan hasil yang sesuai harapan, dimana terbukti 3 lapisan yaitu lapisan atas berupa minyak murni (VCO), lapisan tengah berupa krim (warna putih) dan lapisan bawah berupa air. Berdasarkan data hasil penelitian menunjukkan volume VCO (ml) hasil fermentasi menunjukkan hasil. Pada perlakuan antara suhu inkubasi dan konsentrasi fermipan, diperoleh hasil pada suhu 30OC dan konsentrasi fermipan 2 sendok makan per 100 ml starter yaitu menghasilkan 200 ml VCO. Dari percobaan ini dapat menunjukkan bahwa suhu merupakan salah satu faktor lingkungan yang mempengaruhi kehidupan dan pertumbuhan mikroorganisme. Saccharomyces cereviciae optimal pertumbuhannya pada suhu 25-30OC, sedangkan enzim lipase yang dihasilkannya mmapu bekerja optimal pada substratnya pada kisaran suhu 30-40OC.
Semakin tinggi kadar air dalam VCO menyebabkan terjadinya reaksi hidrolisis yang dapat mengubah minyak menjadi asam lemak bebas dan gliserol yang dilakukan oleh enzim lipase. Enzim ini dihasilkan oleh mikroba yang tumbuh pada bahan pangan dengan kadar air tinggi. Reaksi hidrolisi ini mengakibatkan ketengikan yang menghasilkan cita rasa dan bau tengik pada minyak tersebut.
Hasil penelitian menunnjukkan bahwa kondisi fisik VCO menghasilkan minyak yang berwarna bening (color less/white water) dan berbau harum khas kelapa. Sesuai dengan pendapat Alamsyah (2005) yang mengatakan perbedaan utama VCO dengan minyak kelapa biasa terletak pada warna, rasa (taste) dan bau (scent). Minyak kelapa murni memilik sifat bening seperti air basah, tidak berbau (color less), mempertahankan bau dan rasa khas kelapa segar. Warna minyak yang terbentuk disebabkan karena tidak adanya pemanasan, karena selama proses pemanasan menyebabkan komponen karbohidrat, protein dan minyak akan mengalami hidrolisis dan oksidasi yang akan berpengaruh pada warna minyak.
Berikut merupakan foto hasil pembuatan VCO kami :





VII.KESIMPULAN

v  VCO merupakan minyak kelapa murni yang terbuat dari kelapa tua segar sebagai bahan baku dan diproses tanpa pemanasan atau dengan pemanasan terbatas,bergizi tinggi dan mengandung 50-53% asam laurat.

v  VCO diproses dengan meniru cara alam sehingga tidak merusak kandunganessensial dari lemak kelapa.

v  Perlakuan fermentasi pada kombinasi suhu inkubasi 30OC dan konsentrasi  fermipan 2 sendok makan per 100 ml starter, mengahasilkan produk VCO optimum dengan volume sebesar 200 ml.

v  Dalam percobaan ini dapat terlihat bahwa kesterilan pada proses pembuatan dan suhu berpengaruh terhadap keberhasilan pembuatan VCO ini


VIII.       DAFTAR PUSTAKA
·         Alamsyah,N.A.2005.Pengenalan Virgin Coconut Oil.Jakarta.Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
·         Jekti,D.S.D.,A. Sukarso, dan D.A.C.Rasmi.2005.Penuntun Praktikum Mikrobiologi 2.FKIP.Universitas Mataram
·         Penuntun praktikum Teknologi Bioproses. Laboratorium Teknologi Bioproses. Universitas Sriwijaya
·         Syamsuri, Istamar, dkk.2003.Biologi 2000. Erlangga .JakartaVolk dan Wheeler,




FC Bayern Munich